Sekda Budhi Hartono: MTQ Bukan Sekadar Lomba Seremonial


MUAROJAMBI- Malam Minggu yang khidmat menyelimuti RT 16 Dusun Rejo Mulyo, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Sabtu (24/10/2026) malam.

Lantunan merdu ayat suci Al-Qur'an dari Ibu Fatimah membuka acara, membuat suasana haru dan khusyuk. Malam itu, Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-8 Tingkat Desa Mendalo Darat resmi dimulai.

Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, hadir langsung dan membuka acara secara resmi. Didampingi Kades Mendalo Darat Bambang Santoso, Asisten, Kabag Kesra, dan Forkopimcam, Sekda memukul gong tanda dimulainya MTQ yang akan berlangsung empat hari hingga 27 Oktober.

Tahun ini, MTQ mengusung tema kuat: "Dengan MTQ Kita Wujudkan Generasi Qur'ani Yang Berakhlakul Karimah Menuju Desa Mendalo Darat Yang Religius dan Bermartabat".

Dalam sambutannya, Kades Bambang Santoso menyampaikan rasa syukur atas dukungan penuh masyarakat dan Pemkab sehingga MTQ ke-8 bisa terselenggara meriah.

Namun pesan paling menohok datang dari Sekda Budhi Hartono. Ia menegaskan, MTQ jangan hanya dianggap lomba atau acara seremonial tahunan yang lewat begitu saja.

"Kegiatan MTQ itu bukan cuma sekedar kegiatan perlombaan membaca Al-Qur'an, perlombaan menghafal Al-Qur'an, bukan sekedar itu. Kegiatan MTQ juga bukanlah seremonial setiap tahun yang harus kita lakukan... Tapi yang lebih penting lagi adalah bahwa kegiatan MTQ ini merupakan salah satu momentum kita untuk mengembangkan, meningkatkan syiar agama kita," tegas Sekda.

Menurutnya, tanggung jawab syiar Islam bukan hanya di pundak ulama, Kantor Agama, atau guru ngaji. Tapi tanggung jawab kita semua.

Esensi MTQ, lanjut Sekda, bukan hanya melantunkan nada indah Al-Qur'an, tapi memahami dan mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.

Dari Mendalo Darat, syiar Qur'ani kembali menggema untuk Muaro Jambi yang religius dan bermartabat!