SENGETI - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali mencetak sejarah. Sebanyak 757 santri tahfiz dari 109 guru tahfiz se-Kabupaten Muaro Jambi diwisuda dalam acara Wisuda Akbar Tahfiz Al-Qur'an yang digelar di Gedung Serbaguna, Sengeti.
Wisuda akbar ini menjadi bukti komitmen Pemkab Muaro Jambi dalam mencetak generasi Qur'ani di Bumi Sailun Salimbai.
Acara wisuda tahfiz tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir, Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muaro Jambi Ririn Novianty, Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi Budi Hartono, Ketua Baznas Kabupaten Muaro Jambi Ali Yusni, unsur Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, para kepala OPD, serta para orang tua santri.
Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para santri yang telah berhasil menghafal Al-Qur'an.
"Kami Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sangat bangga dan mengapresiasi para santri dan guru tahfiz yang telah berjuang menghafal Al-Qur'an. Semoga ilmu yang didapat menjadi berkah dan membawa keberkahan untuk Kabupaten Muaro Jambi," ujar Junaidi Mahir.
Selain prosesi wisuda, kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiyah agama oleh penceramah Abah Ubaidillah. Tausiyah yang disampaikan Abah Ubaidillah menambah kekhidmatan acara wisuda tahfiz tersebut.
Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti gedung serbaguna saat para santri satu per satu dipanggil untuk menerima penghargaan atas hafalan Al-Qur'an mereka.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap program tahfiz Al-Qur'an ini terus berlanjut dan semakin banyak mencetak generasi penghafal Al-Qur'an di Kabupaten Muaro Jambi.



Social Plugin